Ternyata Tidur Lebih dari 8 Jam Sehari Meningkatkan Risiko Stroke
Mungkin kita sering mendengar jika kurang tidur banyak dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan. Bahkan karena banyak yang percaya, beberapa orang menganggap bahwa semakin banyak tidur justru kondisi tubuh semakin baik. Namun menurut penelitian terbaru, terlalu banyak tidur juga tidak lebih menguntungkan.
![]() |
| sumber : http://realita.co/ |
detik.com mengutip dari Mirror, Sabtu (20/2/2016) mengemukakan bahwa para pakar di Amerika Serikat mengatakan, tidur 6-7 jam sehari bisa menurunkan risiko stroke. Apalagi jika disertai dengan olahraga 30-60 menit, minimal 3-6 kali dalam sepekan.
Sayangnya, pendapat ini tidak serta-merta bisa diartikan bahwa semakin banyak tidur akan semakin menyehatkan. Penelitian terbaru di New York University School of Medicine membuktikan, tidur lebih dari 8 jam sehari justru mengurangi manfaat tidur. Pada penelitian tersebut dilakukan analisa data dari 288.888 orang dewasa antara tahun 2004-2013, para ilmuwan menemukan fakta baru tentang tidur yang terlalu lama.
![]() |
| sumber : http://2.bp.blogspot.com/ |
Hasil analisis riset tersebut menunjukkan bahwa partisipan yang tidur 6-7 jam sehari memang mengalami penurunan risiko stroke sebesar 25 persen. Namun pada partisipan yang tidur selama 8 jam atau lebih dalam sehari, justru teramati adanya peningkatan risiko sebesar 22 persen.
![]() |
| sumber : http://kabarnesia.com/ |
Seperti yang sering di dengungkan oleh banyak ahli kesehatan bahwa penyakit stroke masih tercatat sebagai penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit jantung dan kanker. Lebih dari 100.000 orang di Inggris mengalami stroke tiap tahunnya.
sumber :;
http://health.detik.com/read/2016/02/20/163511/3146940/763/tidur-lebih-dari-8-jam-sehari-meningkatkan-risiko-stroke?l992205755



0 Response to "Ternyata Tidur Lebih dari 8 Jam Sehari Meningkatkan Risiko Stroke"
Post a Comment