Waspada! Ini Bahayanya Jika Anda Mengunakan Alat Masak Berbahan Teflon
Namun tahukah anda bahwa memasak dengan teflon itu memilki resiko bahaya? Kenapa begitu? Karena ternyata, alat masak bisa melepas racun saat kita memasak bahan makanan. Alat masak yang terbuat dari teflon, misalnya, bisa menyebabkan kanker dan mengeluarkan polymer fume yang berbahaya buat paru-paru. Contoh lainnya adalah alat masak dari aluminium atau aluminium foil yang akan bereaksi kimia bila terkena asam cuka, asam tomat, asam jawa, asam jeruk, dan sebagainya.
![]() |
| bahaya teflon via : http://thescienceofeating.com |
Di Amerika,
pembuat alat masak yang terbuat dari teflon, telah didenda karena
menyembunyikan informasi berbahaya. Pemerintah Amerika melalui US Environmental
Protection Agency (EPA), baru mengetahui setelah teflon digunakan selama 50
tahun. Menurut veterinarian, Darrel K. Styles, Polytetrafluoroethylene
(PTFE) yang lebih dikenal sebagai teflon, mengandung yang namanya PTFE
intoxicosis. Zat tersebut adalah gas beracun yang cepat dan mematikan tanpa
tanda-tanda peringatan. PTFE beracun disebabkan keluar gas dari bahan tidak
lengket (nonstick materials) pada peralatan masak (Teflon, Silverstone, dan
banyak merek lainnya).
Gas PTFE menyebabkan gangguan pernafasan serius, sesak nafas, meracuni darah, sakit kepala, batuk, radang tenggorokan, dan panas. Gejala tersebut mirip dengan flu biasa hingga tidak disadari. Teflon dibuat dari Perfluorooctnic Acid (PFOA) yang juga digunakan untuk coating pembuatan jas hujan, agar alat masak tersebut tidak lengket. PFOA diklasifikasikan EPA sebagai persistence chemical and a potential carcinogen (bahan kimia yang tidak larut dan potensi penyebab kanker).
Selain itu, PFOA juga ditengarai dapat menyebabkan pengaruh negatif terhadap hormon, sel saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Bahaya zat kimia tersebut dapat menyerang siapa saja, tanpa dibatasi umur maupun jenis kelamin.
Berdasarkan penelitian, akibat banyaknya pengguna alat masak berbahan teflon, didapati 95% darah penduduk Amerika mengandung unsur teflon. Sekarang, produk teflon di Amerika mencantumkan label bahaya teflon sebagaimana dilakukan produk rokok.
Selama ini beberapa tes
laboratorium peralatan masak antilengket,memberi hasilnya mengejutkan ketika
menampilkan seberapa cepat beberapa panci menjadi terlalu panas, dan pada suhu
yang sangat tinggi. Pada 660 derajat Fahrenheit atau lebih, panci ini secara
signifikan dapat terurai, memancarkan asap cukup kuat untuk menyebabkan “demam
polimer-asap”, kondisi seperti flu sementara ditandai dengan menggigil, sakit
kepala, dan demam. Asap ini tidak akan membunuh Anda, tetapi mereka dapat
membunuh burung peliharaan, yang sistem pernapasan lebih rapuh. Setelah sekitar
tiga sampai lima menit pemanasan, ketika panci mencapai 680 derajat, mereka
merilis setidaknya enam gas beracun, termasuk: Dua karsinogen, Dua polutan global yang MFA, bahan
kimia mematikan bagi manusia pada dosis rendah.
![]() |
| bahaya teflon via : http://farm4.static.flickr.com |
Produsen dari alat antilengket merek terkemuka, mengklaim
bahwa lapisan tidak menyebabkan masalah di bawah “penggunaan normal.” Dengan
dekomposisi signifikan dari lapisan hanya yang terjadi hanya ketika suhu
melebihi 660 derajat F, dan mengatakan bahwa suhu ini jauh di atas kisaran
memasak normal. Namun, hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang
profesor keamanan pangan universitas yang menemukan non-stick wajan generik
mencapai 736 ° F di tiga menit dan 20 detik bila dipanaskan pada konvensional,
kompor burner listrik. Dan suhu terus meningkat setelah tes dihentikan.
Peralatan masak non-stick terkemuka naik menjadi 721 ° F dalam lima menit dalam
kondisi yang sama, dan jika Anda panas antilengket 1000 ° F, lapisan akan
terurai menjadi agen senjata kimia yang dikenal sebagai PFIB, yaitu suatu bahan
kimia analog dari Perang Dunia II gas saraf fosgen. Jadi teman terbaik Anda di
dapur sebenarnya menjadi musuh terburuk kesehatan keluarga Anda.
Bahkan produsen merek
antilengket terkemuka mengakui bahwa asap dari peralatan masak ini bisa sakit
Anda, dan survei pekerja yang mengeluhkan gejala yang dilaporkan: Demam antara
100 & 104 derajat, Dada Sesak, Sesak napas, Sakit kepala, Batuk, Panas dingin, Sakit tenggorokan. Selain itu juga ada peningkatan
kanker prostat pada pekerja pabrik PFOA, dan penelitian lain juga telah
menemukan bukti cacat lahir pada bayi dari pekerja PFOA terpajan. Pada tahun
1981, dua dari tujuh perempuan yang bekerja di sebuah pabrik yang memproduksi
antilengket melahirkan bayi dengan cacat lahir. Produsen kemudian pindah 50
pekerja perempuan di pabrik untuk mengurangi eksposur mereka terhadap PFOA.
Sangat bijak bagi kita semua untuk memastikan
setiap peralatan masak kita aman untuk kesehatan. Central Beauty menegaskan
jika memang tidak bisa dipungkiri peralatan berbahan teflon itu menarik dan
terlihat bersih, namun tetap harus diperhatikan bahwa ada resiko yang bisa
muncul dari benda tersebut. Semoga bermanfaat. SS
Sumber rujukan : http://infoherbalis.com/2015/08/ini-bahayanya-alat-masak-teflon.html


0 Response to "Waspada! Ini Bahayanya Jika Anda Mengunakan Alat Masak Berbahan Teflon"
Post a Comment