Taukah Anda : 9 dari 10 Orang Pilih Diam Jika Ada Orang Lain yang Bau Badan - Central Beauty

Taukah Anda : 9 dari 10 Orang Pilih Diam Jika Ada Orang Lain yang Bau Badan

Seberapa sering anda berada satu tempat dengan orang yang bau badan? Apa yang Anda lakukan ketika memiliki rekan kerja atau dekat dengan seseorang yang memiliki aroma tubuh tak sedap? Jika pilihannya adalah diam, Anda adalah satu dari 9 orang dalam survei berikut ini.

Hal itu bukan tanpa alasan. Survei tersebut dilakukan oleh brand deodoran Rexona mengenai bau badan. Dari beberapa sampel yang diteliti, ditemukan bahwa 9 dari 10 orang lebih memilih diam atau tak memberitahu jika seseorang memiliki bau badan. Atau lebih tepatnya hanya bergumam dalam hati sambil berusaha menahan bau atau memikirkan cara agar bisa menjauh dari orang tersebut.
bau badan : http://caramenghilangkanbaubadan.com/
"Bau badan itu masalah yang ada tapi tiada. Kita tahu itu bau, tapi nggak ada yang mau ngomong," ujar Diko Handono, Senior Brand Manager Rexona di peluncuran Rexona Antibacterial Defense di Three Wise Monkeys, Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2016). "Bau badan bukan hanya masalah personal tetapi menjadi masalah sosial," lanjut Diko.

Dari survey tersebut ,eberapa responden menjawab ada perasaan tak enak jika langsung menyinggung perasaan orang yang memiliki bau badan. Lainnya adalah persepsi masyarakat yang salah mengenai asal mula bau badan itu sendiri. 
bau badan : http://www.areadewasa.com/
Mungkin anda juga percaya bahwa bau badan berasal dari keringat, sehingga mereka hanya menjaga area ketiak tetap kering. Namun sayangnya hal tersebut belum cukup, karena sebenarnya aroma yang tak sedap berasal dari bakteri yang tercampur dalam keringat. Karena kesalahpahaman itu, beberapa orang tak menuntaskan masalah bau badan sampai ke akarnya dan mengannap jika sudah memastikan pakai deodoran semua beres.

"Bau badan itu tidak disebabkan oleh keringat. Keringat adalah proses yang normal dan alami. Yang bermasalah adalah bakterinya tadi, terutama yang tinggal di ketiak," ujar dr. Vinia Ariani Permata, SpKK.

Lebih lanjut menurut dr. Vinia, kelenjar keringat selalu terjadi pada tubuh dan tidak bisa dicegah. Namun jika jumlah keringat sudah berlebihan, area yang lembab di ketiak, membuat jumlah bakteri semakin bertambah di kulit. Bakteri itu kemudian akan menguraikan keringat yang akhirnya mengeluarkan bau. 
http://www.mitrakesehatan.com/
Meski keringat adalah proses alami, bukan berarti bau badan tak bisa dihilangkan. Salah satu cara mengantisipasi bau paling mudah adalah menjaga kebersihan dengan mandi dan pakai deodoran. "Sebaiknya pilih yang kandungannya memakai anti-perspirant untuk mengendalikan keringat di area lipatan," terang Vinia. Ia juga menyarankan agar memakai deodoran saat baru selesai mandi sehingga produk dapat bekerja lebih maksimal.

Selain itu, sebaiknya kurangi konsumsi makanan yang memiliki aroma kuat seperti bawang putih atau bawang bombay untuk mengurangi risiko bau badan. Vinia juga menyarankan untuk tidak menggantikan deodoran dengan parfum karena keduanya memiliki efek berbeda.

"Parfum mengandung alkohol dan tidak memiliki zat anti-prespirant. Yang ada ketika parfum disemprotkan di ketiak dan tercampur keringat bakteri, baunya akan semakin tidak karuan," pungkasnya. Itulah yang terjadi pada presepsi beberapa orang yang menganggap jika dia sedang bau badan, parfum itu adalah solusi. Padahal ia tidak sadar bahwa itu justru membaut kondisi bau badannya semakin kompleks.

sumber : 
http://wolipop.detik.com/read/2016/04/28/170450/3199163/1135/riset-9-dari-10-orang-pilih-diam-jika-ada-orang-lain-yang-bau-badan
-->

0 Response to "Taukah Anda : 9 dari 10 Orang Pilih Diam Jika Ada Orang Lain yang Bau Badan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel